Kekasih yang Terlambat

2025/3/26

Kekasih yang Terlambatgambar

Sinopsis

Setelah selesai kuliah, Sari mengurung diri di sebuah apartemen yang tenang, tenggelam dalam kekhawatiran dan kecemasan akan masa depan. Kekasihnya, Agus, selalu patuh kepada ibunya sehingga ia tidak pernah memahami perasaan sejati Sari. Di tengah situasi itu, pada suatu sore setelah hujan reda, seorang pemuda muncul di sebuah gang remang-remang tepat di depannya. Pemuda itu, dengan aura melankolis, berkata dengan lembut, "Aku ingin meminta ramalan padamu."

Dengan perasaan setengah percaya dan setengah ragu, Sari mulai meramalkan masa depan pemuda bermata biru itu menggunakan kartu tarot yang tertata di atas meja. Satu per satu kartu muncul, menampilkan gambar sebuah roket kecil yang diikat dengan pita merah, lilin yang berayun, dan sebuah roket tua yang tidak familiar. Di sela-sela kartu tersebut, tiba-tiba Sari teringat potongan rahasia dari masa kecil yang pernah diceritakan ibunya tentang kisah 'Kekasih yang Terlambat.'

Kisah itu ternyata merupakan kenangan sedih tentang cinta rahasia yang pernah disimpan penuh kerinduan oleh neneknya, dan mereka yang terlibat tidak pernah mampu melawan arus waktu. Seiring berjalannya ramalan, bayangan dirinya dalam mata pemuda itu menyatu dengan sosok kekasih neneknya yang telah hilang, sehingga Sari merasakan persilangan nasib yang mendalam. Pemuda itu akhirnya berbicara dengan suara pelan, "Masa depanmu telah ditakdirkan. Jalan yang kau lalui bersama Agus tidak akan memberimu cinta sejati. Aku, sebagai perwujudan kenangan cinta yang telah lama memudar—penjelmaan kekasih nenekmu—telah muncul kembali."

Di tengah tiupan angin kencang yang menghantam jendela, pada tengah malam di sebuah taman, terjadi percakapan terakhir. Pemuda itu mengungkapkan bahwa keberadaannya adalah hadiah yang datang dari celah waktu, lalu menyerahkan sebuah liontin berbentuk roket kecil yang dipegangnya kepada Sari. Pada liontin itu, terukir cap nenek Sari dan lambang yang mewakili pemuda tersebut. Terpukul dan bingung, Sari menyadari bahwa cinta bukan hanya tentang gairah saat ini, melainkan sesuatu yang diwariskan melintasi waktu.

Namun, kejadian itu benar-benar tak terduga. Saat Sari menerima liontin itu dan meminta penjelasan, pemuda itu tersenyum lembut dan perlahan menghilang bagai kabut. Yang tersisa hanyalah liontin yang disinari cahaya rembulan lembut dan beban pilihan hidup yang harus ia jalani. Sari pun menuntaskan masa lalunya bersama Agus, dan dengan tekad untuk mencari cinta sejati serta menentukan masa depannya sendiri, ia melangkah ke awal yang baru.


Total: 50 Cerita


Fabel

Narasi

Terkait

© 2025 Cerita Interpretasi Baru | All Rights Reserved.