Sinopsis
Rahmat, yang larut dalam kesibukan hariannya, jarang memiliki waktu untuk bertemu dengan kekasihnya, Sari, dan terus dihantui oleh kesepian serta perasaan hampa.
Pada suatu malam hujan, ketika ia tiba di rumah, ia menemukan pesan suara yang berisi rintihan seorang wanita yang tidak dikenalnya; suara itu menyimpan suasana yang menyeramkan namun juga mengundang nostalgia.
Keesokan paginya, saat ia melewati area di bawah jembatan dekat stasiun, ia menyaksikan pemandangan yang mengejutkan. Di depan sebuah telepon umum, terlihat seorang wanita berlumuran darah yang tergeletak dengan tenang. Wajahnya menampilkan bayangan yang mengingatkan pada Sari, yang membangkitkan kecemasan dan kebingungan mendalam dalam hati Rahmat.
Terpacu oleh keterkejutan dan rasa penasaran, Rahmat mulai menyelidiki kebenaran di balik insiden tersebut. Dengan mengumpulkan desas-desus, catatan lama, dan kesaksian samar, ia mendapati bahwa Sari menyimpan rahasia yang sangat dalam. Faktanya, Sari, yang pernah nyaris kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan lalu lintas, secara ajaib berhasil selamat meskipun menderita luka mendalam pada jiwa dan tubuhnya. Ia pun menyimpan sosok lain dalam dirinya—sebuah jiwa yang hampir hancur karena penderitaan dan keputusasaan. Rintihan yang tertinggal dalam pesan suara itu adalah seruan penyesalan dan duka yang meluap dari dalam dirinya.
Saat semua potongan akhirnya tersambung, Rahmat menghadapi kenyataan yang menakutkan. Wanita berlumuran darah yang telah ia saksikan ternyata bukan sekadar korban, melainkan manifestasi lain dari Sari—"bayangan kegelapan" dirinya. Seolah-olah ia menyangkal keberadaannya sendiri, sosok itu berkeliaran di antara batas kenyataan dan ilusi. Pada malam terakhir, di tengah keheningan, suara rekaman pesan suara bergema jelas, menampilkan suara Sari: "Andai saja pada hari itu kau mendengarkan suaraku..." Pada saat itu, Rahmat menyadari dengan mendalam bahwa ketidakpeduliannya telah memperparah penderitaan orang yang dicintainya, serta membawanya ke dalam nasib yang tak terelakkan. Akhirnya, ia tidak mampu menyelamatkan kedua sisi Sari dan pun tertelan oleh kegelapan itu.

















































