Sinopsis
Adit Suryanto setiap hari menanggung penghinaan di kantornya karena dimarahi secara terbuka oleh Pak Bambang. Namun, ia menyimpan sebuah rahasia yang tidak dapat diceritakan kepada siapa pun.
Setiap hari Minggu, secara diam-diam ia pergi ke 'Klub Pembalasan'. Di sana, orang-orang yang terluka berkumpul untuk melakukan ritual aneh, menyalurkan kemarahan yang terpendam dengan bantuan tangan orang lain.
Suatu hari, pemimpin klub dengan tegas mengumumkan, 'Sasaran hari ini adalah Pak Bambang.' Para anggota yang hadir mulai merancang strategi dan mempersiapkan pembalasan dalam kegelapan. Saat malam menyelimuti, Adit mulai merasakan keganjilan yang terpendam di dalam dirinya. Dalam atmosfer yang mencekam, drama pembalasan pun dimulai, dan akhirnya Adit menghadapi Pak Bambang.
Namun, yang terungkap adalah kebenaran yang sangat mengejutkan. Dalam tatapan dingin Pak Bambang, tidak terlihat musuh dari luar, melainkan manifestasi nyata dari kemarahan dan keputusasaan yang menghuni hati Adit. Ternyata, 'Klub Pembalasan' hanyalah ilusi yang diciptakan oleh Adit untuk menghadapi kegelapan dalam dirinya sendiri. Tindakan untuk menghukum orang lain pada akhirnya hanyalah jalan menuju kehancuran diri sendiri. Terkapar dalam kebenaran itu, Adit, diselimuti air mata, memutus rantai kehancuran dirinya, dan pintu klub pun tertutup selamanya.

















































