Sinopsis
Cerita dimulai pada suatu malam musim panas yang tenang. Siswi sekolah menengah, Putri Sari, secara tidak sengaja menemukan sejumlah rumor aneh pada sebuah floppy disk tua yang ditemukannya di kamar adiknya. Didorong oleh rasa ingin tahu dan keisengan, Putri Sari menambahkan sebuah kalimat, yaitu: 'Di taman pada malam hari, jika kamu bermain dengan seorang pemuda bernama Agus, kamu tidak akan pernah bisa kembali lagi.'
Rumor itu menyebar dengan cepat ke seluruh kota, dan awalnya tampak hanya sebagai bahan lelucon. Namun, setiap malam di sekitar taman terdengar suara-suara aneh, dan sosok pemuda seperti bayangan muncul tiba-tiba. Warga kota secara perlahan mulai diliputi kecemasan dan ketakutan, sehingga rumor itu mulai dibicarakan sebagai fenomena supranatural yang nyata.
Pada suatu malam yang diterangi cahaya bulan, untuk mencari kebenaran, Putri Sari pergi sendirian ke taman. Di tengah angin dingin yang menggoyangkan pepohonan, di sebelah ayunan tua yang sudah lapuk, muncul seorang pemuda dengan penampilan pucat bernama Agus, seakan-akan ia berbicara langsung kepadanya. Dengan tenang, ia berbisik, 'Rumor yang kau ciptakan... telah menjadi kenyataan,' lalu dengan cepat larut ke dalam kegelapan malam.
Pada saat itu, Putri Sari merasakan sensasi dingin yang menyusup ke tulang belakangnya, dan ia mendapati dirinya telah tertelan oleh kegelapan taman. Keesokan paginya, sosoknya tidak ditemukan di mana pun, meninggalkan legenda mengerikan di kota bahwa Putri Sari telah menjadi korban rumor tersebut.
Dan sampai sekarang, di taman pada malam hari, terdengar suara bisikan yang dibawa angin, 'Kau tak akan pernah bisa melarikan diri...' Rumor tentang Agus terus menunggu untuk mengambil korban baru.

















































