Balas Budi Sang Burung Kuntul

2025/2/7

Balas Budi Sang Burung Kuntulgambar

Sinopsis

Dahulu kala, di sebuah tempat tinggal seorang kakek dan nenek. Mereka sangat miskin, tetapi memiliki hati yang baik.

Pada suatu hari bersalju yang dingin, kakek pergi ke kota untuk menjual kayu bakar dan dalam perjalanan pulang, ia menemukan sesuatu yang bergerak di antara salju. Ketika ia mendekat, ternyata itu adalah seekor bangau yang terjebak dalam perangkap. Bangau itu menderita setiap kali ia bergerak.

Jangan bergerak, aku akan menolongmu sekarang, kata kakek dan kemudian menolong bangau itu. Bangau yang diselamatkan itu terbang pergi ke arah pegunungan tanpa mengucapkan terima kasih.

Setibanya di rumah, kakek menceritakan kejadian itu kepada nenek. Hari ini aku melakukan perbuatan baik. Aku telah menyelamatkan bangau yang terjebak dalam perangkap.

Malam itu, terdengar ketukan di pintu. Siapa itu? tanya nenek ketika ia membuka pintu dan mendapati seorang gadis cantik berdiri di sana. Maaf, saya datang ke desa ini untuk mencari teman, tetapi salju membuat saya tersesat. Bisakah Anda memperbolehkan saya tinggal semalam?

Nenek berkata, Malam ini sangat dingin, jadi masuklah. Ini rumah yang miskin, tapi silakan tinggal di sini. Gadis itu dengan senang hati menerima tawaran tersebut.

Seiring berjalannya waktu, gadis itu dengan baik hati memasak dan mencuci pakaian untuk mereka berdua. Sebelum tidur, dia memijat bahu kakek dan nenek dengan lembut. Mereka berdua menganggap gadis itu seperti anak mereka sendiri.

Suatu malam, gadis itu berkata, Jadikan saya anak kalian. Mereka berdua sangat senang dan segera menjawab, Tentu saja.

Pada suatu hari, gadis itu meminta, Tolong belikan saya benang, karena saya ingin menenun kain yang cantik. Kakek segera pergi membeli benang dan pulang, dan gadis itu berkata, Saya akan mulai menenun, jadi tolong jangan pernah mengintip ke dalam ruangan.

Kakek dan nenek pun menjaga janji mereka. Hari demi hari, gadis itu terus menenun di dalam ruangan. Pada malam hari ketiga, tiba-tiba suara itu berhenti, dan gadis itu keluar dengan membawa kain yang indah. Ayah, Ibu, lihat ini!

Itu adalah kain yang sangat indah yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Betapa cantiknya kain ini! kata nenek dengan kagum. Gadis itu berkata, Ini adalah kain bangau. Besok, silakan pergi ke kota dan jual kain ini.

Keesokan harinya, kakek pergi ke kota dan menjual kain bangau dengan harga tinggi. Kakek pulang dengan gembira. Keesokan harinya, gadis itu mulai membuat kain lagi.

Namun, nenek menjadi penasaran dan berkata kepada kakek, Aku ingin tahu bagaimana dia bisa membuat kain yang begitu indah, aku ingin melihatnya. Kakek memperingatkan, Jangan, kamu tidak boleh mengintip, tetapi nenek tidak mengindahkan peringatannya.

Sedikit saja, hanya sebentar, katanya, dan akhirnya ia mengintip. Dan dia melihat sesuatu yang mengejutkan. Ternyata, seekor bangau sedang menggunakan bulunya sendiri untuk menenun kain yang indah. Sisa bulunya sudah sangat sedikit.

Malam itu, gadis itu keluar dari ruangan dengan kain di tangannya. Ayah, Ibu, saya tidak akan melupakan budi kalian. Saya adalah bangau yang terjebak di dalam perangkap itu. Saya datang untuk membalas budi kalian, tetapi karena kalian telah melihat wujud saya, saya tidak bisa tinggal di sini lagi. Terima kasih banyak atas segalanya, katanya, lalu membuka tangan, dan seketika itu juga dia berubah menjadi bangau dan terbang ke udara, menuju pegunungan.


Total: 50 Cerita


Fabel

Narasi

Terkait

© 2025 Cerita Interpretasi Baru | All Rights Reserved.