Sinopsis
Di sebuah kota, terdapat seorang gadis cantik. Dia sudah memasuki usia untuk menikah dan berdoa kepada Tuhan di sebuah kuil kecil agar diberikan jodoh yang baik. Ya Tuhan, semoga saya bisa bertemu dengan orang yang luar biasa.
Saat itu, seorang pemuda sedang tidur siang di dekat kuil. Dia terbangun mendengar suara doa gadis tersebut dan mengira bahwa dia adalah takdirnya untuk menikahi gadis itu. Gadis, aku adalah Tuhan. Siapa namamu dan di mana kamu tinggal? tanya pemuda itu.
Saya adalah anak ketiga dari seorang pedagang yang tinggal di kota, jawab gadis itu.
Siapa yang ingin kamu nikahi? tanya pemuda itu.
Itu adalah sesuatu yang ingin saya ketahui, jawab gadis tersebut.
Baiklah. Saya rasa kamu sebaiknya menikah dengan seorang bernama Kinta yang tinggal di desa sebelah, jawab pemuda itu. Gadis yang terkejut pulang ke rumah dan bercerita kepada orang tuanya tentang hal ini. Namun, orang tuanya tidak menyukai Kinta. Meskipun demikian, gadis itu memutuskan untuk mengikuti petunjuk Tuhan.
Pada hari pernikahan, gadis itu keluar rumah dengan menaiki kereta. Secara kebetulan, tuan tanah yang lewat melihat dua pria yang mengangkat kereta dan penasaran akan apa yang terjadi, lalu memerintahkan untuk membuka pintu kereta. Melihat sosok pengantin, tuan tanah terkejut dan seketika terpikat. Gadis itu pun langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepada tuan tanah.
Akibatnya, tuan tanah memasukkan seekor anak sapi ke dalam kereta menggantikan gadis tersebut dan membawanya ke tempatnya. Ketika kereta dibuka di dalam rumah, anak sapi itu melompat keluar dan berlari-lari di seluruh ruangan. Pemuda itu harus menerima hukuman karena kata-katanya yang sembarangan. Tuhan, tolong ampunilah saya! teriak pemuda itu.
Sementara itu, gadis itu hidup bahagia bersama tuan tanah.


















































