Sinopsis
Dahulu kala, ada seorang pria miskin yang hampir mendapatkan tanah tandus yang berbatu tersebut secara gratis, tetapi tanah itu tidaklah terlalu berguna. Dia berpikir keras tentang bagaimana supaya tanah ini bisa digunakan.
Suatu hari, pria itu memasang sebuah papan di ladangnya. Isinya adalah, Saya sudah bosan dengan dunia ini, jadi besok saya akan naik tangga di ladang untuk pergi ke surga. Keesokan harinya, kabar tersebut menyebar, dan banyak orang berkumpul di ladangnya, menunggu dia untuk naik ke langit. Ladang itu dipenuhi orang, dan pria itu juga ada di tengah-tengah kerumunan. Dia menyapa semua orang, lalu mulai mendaki tangga.
Saat dia naik, sosoknya semakin kecil, tetapi tiba-tiba seseorang berteriak, Berbahaya! Turunlah! Mendengar suara itu, pria tersebut berhenti mendaki dan mulai turun dari tangga. Setelah mendarat di tanah, dia berkata, Terima kasih telah membantu. Sebenarnya saya sangat takut. Naik ke surga itu tidak mungkin.
Setelah berkata demikian, pria itu pulang ke rumah. Para penduduk desa berpikir, Kami sudah ditipu, namun mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Akibatnya, tanah tandus yang berbatu itu dipadatkan oleh penduduk desa dan berubah menjadi tanah yang datar dan baik. Dan mereka hidup bahagia.


















































