Pohon besar dan putri

2025/2/7

Pohon besar dan putrigambar

Sinopsis

Dahulu kala, di sebuah desa, tinggal seorang gadis miskin dan neneknya. Gadis itu kehilangan orang tuanya saat masih kecil dan bekerja di rumah seorang kaya. Dia makan malam di sana, tetapi membawa sedikit sisa makanan pulang untuk dibagikan kepada neneknya.

Suatu hari yang hujan, gadis itu berlindung di bawah pohon besar dalam perjalanannya pulang. Tiba-tiba, pohon itu berbicara padanya. Kau benar-benar pekerja keras, ya. Dengarkan ini. Tiga hari lagi, atas perintah tuan tanah, aku akan ditebang oleh pengayuh kayu, dan dalam tiga bulan aku akan menjadi sebuah kapal besar.

Itu sangat menyedihkan, kata gadis itu.

Pohon itu melanjutkan, Namun, meskipun aku dimasukkan ke laut, tidak akan ada yang bisa menggerakkanku. Tuan tanah akan berkata, Siapa pun yang mendorong kapal ke laut akan mendapatkan hadiah.Saat itu, jika kau berdiri di haluan kapal dan berkata,Kapal, bergeraklah. Satu, dua, tiga, maka aku akan perlahan bergerak ke laut. Dengan begitu, kau akan mendapatkan banyak hadiah.

Setelah itu, pohon besar itu ditebang tiga hari kemudian, dan hari untuk kapal itu melaut tiba tiga bulan kemudian. Banyak orang mencoba mendorong kapal, tetapi tidak satu pun yang bisa menggerakkannya. Maka, tuan tanah mengeluarkan perintah.

Ketika gadis itu mengajukan diri, orang-orang di sekitarnya tertawa dan berkata, Seorang wanita dapat menggerakkan kapal yang bahkan pria pun tidak bisa.

Tuan tanah berkata, Siapa saja yang bisa menggerakkannya, tidak masalah. Di hadapan semua orang, gadis itu berdiri di haluan kapal dan berteriak dengan keras, Kapal, bergeraklah. Satu, dua, tiga.

Anehnya, kapal itu mulai bergerak perlahan dan mengapung di laut. Apa gadis yang luar biasa ini, semua orang terkejut. Tuan tanah juga terkejut dan bertanya, Apa yang bisa kau lakukan?

Gadis itu menjawab dengan tenang, Saya tidak luar biasa. Saya hanya melaksanakan apa yang dikatakan oleh pohon.

Tuan tanah berkata, Sesuai janji, saya akan memberimu hadiah. Jangan ragu untuk mengatakan apa yang kau inginkan.

Gadis itu menjawab, Nenek saya yang berusia 60 tahun di rumah dan kami miskin, tidak punya uang untuk membeli nasi atau pakaian.

Begitu, jawab tuan tanah. Keesokan harinya, tuan tanah memerintahkan pelayannya untuk membawa nasi dan pakaian ke rumah gadis itu.

Setelah itu, gadis dan neneknya hidup bahagia. Tamat.


Total: 50 Cerita


Fabel

Narasi

Terkait

© 2025 Cerita Interpretasi Baru | All Rights Reserved.