Sinopsis
Cerita: Dua Kelinci
Di sebuah desa yang jauh, hiduplah seorang pemuda bernama Dito. Dito adalah seorang pemburu yang terampil, tetapi hasratnya untuk mendapatkan banyak harta sering membuatnya kekurangan fokus. Suatu hari, saat sedang berburu, ia mendengar kabar tentang dua koper berisi emas yang terkubur di dua tempat berbeda di dalam hutan. Koper pertama terletak di sedikit bukit yang curam, sementara yang kedua ditemukan di sisi sungai yang deras.
Dito merasa bersemangat dan berpikir, 'Jika aku bisa menggali kedua koper itu sekaligus, kekayaanku akan berlipat ganda!' Tanpa berpikir panjang, ia memutuskan untuk pergi ke bukit terlebih dahulu. Namun, ketika sampai di sana, ia menyadari bahwa tanahnya sangat keras dan sangat sulit untuk menggali. Setiap kali ia menyerang tanah dengan sekop, ia merasa kehilangan waktu berharga.
Merasa frustrasi, Dito kemudian berlari menuju sungai, berharap bisa mendapatkan koper kedua sebelum malam tiba. Namun, sungai itu mengalir sangat deras dan sulit untuk dijangkau. Di tengah perjalanan, ia terjatuh dan hampir ters swept oleh arus yang kuat. Ia hanya bisa berpegang pada akar pohon dan berjuang untuk kembali ke daratan.
Akhirnya, setelah berjuang dengan kedua tempat, Dito pulang ke rumah tanpa membawa apa-apa. Ia menyadari kesalahannya; dengan mencoba mengejar dua koper sekaligus, ia kehilangan kedua peluang itu. Dari hari itu, Dito belajar bahwa lebih baik fokus pada satu tujuan yang jelas, dan tidak tergoda untuk memburu banyak hal sekaligus, seperti pepatah yang mengatakan, 'Dua kelinci yang dikejar, satu pun tidak akan didapat.'





