Sinopsis
Di sebuah desa kecil yang terletak di tengah hutan, hiduplah seorang pemburu bernama Jaka. Ia dikenal sebagai pemburu ulung, tetapi juga sebagai sosok yang sangat egois. Jaka selalu berusaha untuk menunjukkan kemampuannya di depan para penduduk desa, meskipun banyak yang tahu bahwa ia memiliki sifat yang jahat. Setiap kali ia pergi berburu, Jaka selalu menyelipkan peluru yang sudah dipenuhi racun ke dalam senapannya, dengan harapan bisa membunuh makhluk apapun tanpa jejak.
Suatu malam, saat bulan purnama bersinar terang, Jaka memutuskan untuk berburu rusa di hutan. Sebelum menuju ke tempat berburu, ia terlebih dahulu merencanakan segala sesuatunya. Jaka berpikir bahwa dengan menyembunyikan senjatanya, ia akan aman dari penilaian orang lain. Ia kemudian berjalan ke dalam hutan sambil bersembunyi di balik pohon-pohon besar. Ia merasa sangat percaya diri, hingga akhirnya lupa akan bahaya yang mungkin mengintai.
Namun, jari-jarinya yang gatal menggenggam senapan bertanda, membuat setan hutan yang selama ini terikat oleh kesepian menjadi marah. Dalam sekejap, sesosok makhluk mengerikan muncul dari balik pepohonan. Makhluk itu memiliki mata merah menyala yang menembus kegelapan dan taring yang tajam. Ia adalah Dewa Penjaga Hutan, yang terbangun oleh tindakan egois Jaka. Tanpa memberi warning, Dewa itu menghampiri Jaka dan berkata, 'Kau berpikir bisa menyembunyikan niat jahatmu, tapi ingatlah, kepala mungkin kau sembunyikan, namun ekormu tetap terlihat.'
Jaka merasa ketakutan dan berusaha melarikan diri. Namun, ia sudah terjebak dalam ketakutan dan kesombongannya. Setiap langkahnya terasa berat, dan akhirnya ia tersandung dan terjerat di antara akar pohon. Dewa Penjaga Hutan mendekati Jaka dan tersenyum sinis. 'Kini, kau tidak dapat melarikan diri dari konsekuensi perbuatanmu. Jika kau ingin menghancurkan hutan ini, maka hutan ini juga akan menghancurkanmu.' Dan dengan itu, malam pun jatuh, sementara suara hutan yang angker mengisi udara, mengingatkan Jaka bahwa ia tidak pernah bisa benar-benar bersembunyi dari kebenaran.









